Organisasi Profesi Guru
Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.
Tema Gambar Slide 2
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
IGI KKU
IGI Kabupaten Kayong Utara Akhirnya Terbentuk.
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 17 April 2020
IGI Kayong Utara melaksanakan Diklat Online Google Forms
Ikatan Guru Indonesia (IGI) daerah Kayong Utara telah melaksanakan kegiatan DIKLAT ONLINE dengan tema Pemanfaatan Akun Google Sebagai Media Pembelajaran.
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 17 April 2020 ini sepenuhnya dilakukan secara daring dengan menggunakan grup telegram sebagai medianya. Peserta pada kegiatan ini adalah 28 orang dan yang berhasil lulus sebanyak 21 orang.
Adapun materi yang dibahas pada kegiatan ini adalah :
1. Pengenalan Google Form
2. Membuat Akun gmail
3. Membuat Absensi dengan Google Form
4. Membuat Soal Online dengan Google Form
5. Mengatur Durasi waktu untuk soal Online
6. Membagikan Google Form ke Publik
7. Memperpendek dan ubah nama URL
8. Mengolah nilai Google Form ke Spreadsheet
9. Mengelola Google Classroom
Semua peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, terlihat dari 21 orang yang menyelesaikan semua tugas yang diberikan dan hanya 2 orang yang tidak menyelesaikan sehingga tidak lulus serta 5 orang lainnya tidak aktif dalam kegiatan sejak awal.
Banyak sekali saran dari para peserta agar kegiatan serupa seperti ini kedepannya sering dilakukan IGI KKU, pelatihan ini sangat menyenangkan meskipun susah sinyal kendalanya. Semoga IGI KKU lebih sering mengadakan Diklat Online, terutama di masa-masa Work From Home akibat Pandemik COVID-19 seperti sekarang ini. Selain dapat mengisi waktu luang, ilmu didapat, dan Social/Pyshical Distancing tetap dapat diterapkan. Ada juga yang memberikan komentar agar sering mengadakan pelatihan untuk guru, pelatihan ini bisa berlanjut untuk materi lain, yang mendukung pembelajaran. sehingga guru bisa meningkatkan kualitas dan mengaplikasikan untuk kegiatan belajar mengajar. Kegiatan-kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, agar terjadi peningkatan Kompetensi Guru dan para pendidik dapat berinovasi untuk pembelajaran yang lebih baik.
Rabu, 01 Agustus 2018
SAGUSOFT KKU
Seiring
dengan kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat, guru tidak lagi
sekadar bertindak sebagai penyaji informasi. Guru juga harus mampu
bertindak sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing yang lebih
banyak memberikan kesempatan kepada peserta didik, untuk mencari dan
mengolah sendiri informasi.
“DENGAN
demikian, guru juga harus senantiasa meningkatkan keahliannya dan
senantiasa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan,” ujar Kepala Bidang
Pembinaan, Dinas Pendidikan Kayong Utara, Ichwani, Sabtu (24/3), pada
Diklat Office 365 Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Kayong Utara di
Aula Pertemuan SMK Negeri 1 Sukadana.
Ichwani
menambahkan, mengenai perkembangan dunia pendidikan yang sejalan dengan
kemajuan teknologi dan globalisasi yang begitu cepat, perlu diimbangi
oleh kemampuan pelaku utama pendidikan, dalam hal ini guru. Untuk itu,
ia berharap agar sebagian guru menghadapi perubahan yang cepat dalam
pendidikan, sehingga dapat membawa dampak kecemasan dan ketakutan.
Perubahan dan pembaruan pada umumnya, menurut dia, membawa banyak
kecemasan dan ketidaknyamanan. Karena, sambung dia, implikasi perubahan
dalam dunia pendidikan, bukan perkara mudah, karena mengandung
konsekuensi teknis dan praksis serta psikologis bagi guru.
“Misalnya,
perubahan kurikulum atau perubahan kebijakan pendidikan. Perubahan itu
tidak sekadar perubahan struktur dan isi kurikulum, atau sekadar
perubahan isi pembelajaran, tetapi perubahan yang menuntut perubahan
sikap dan perilaku dari para guru. Misalnya, perubahan karakter, mental,
metode, dan strategi dalam pembelajaran. Guru dalam menjalankan tugas
profesionalnya mempunyai tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan.
Untuk itu, guru harus memiliki dan menguasai kompetensinya dan sekaligus
mengetahui hak dan kewajibannya, sehingga ia menjadi sosok guru yang
betul-betul profesional, dan di situlah tantangannya hari ini,”
sambungnya.
Namun
demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara memberikan apresiasi
yang setinggi-tingginya atas apa yang dilakukan IGI Kayong Utara. Dia
berharap agar tujuan dari kegiatan ini tercapai dan dapat diaplikasikan
di satuan pendidikan masing-masing.
“Kami
sungguh sangat berterima kasih dan berbahagia di samping PGRI Kayong
Utara. Sekarang ada mitra baru bagi kami di Dinas Pendidikan, yaitu
dengan hadirnya IGI Kayong Utara, tentunya baik PGRI dan IGI mempunyai
tujuan dan landasan kerja masing-masing dan itu tidak perlu
diperdebatkan dan dipersoalkan. Semakin banyak wadah semakin bagus dan
kita dapat mendiskusikannya secara bersama-sama demi kemajuan pendidikan
kayong utara tentunya,” terangnya.
![]() |
| Pembukaan Diseminasi Office 365 IGI KKU (dari kiri ke kanan :Isjuandi (Ketua IGI KKU); Supriadi (Ketua IGI Ketapang); Ichwani; Januardi |
Ketua
IGI Kabupaten Kayong Utara, Isjuandi, menyatakan bahwa kegiatan
desiminasi office 365 di Kayong Utara dilaksanakan sejak 24 Maret lalu,
yang mana kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan termuat dalam
program agenda IGI 2018.
“Desiminasi
office 365 merupakan pelatihan berbasis IT, salah satu upaya
meningkatkan kompetensi guru yang di Kayong Utara. Upaya ini salah satu
kontribusi meningkatkkan dunia pendidikan menghadapi era globalisasi
berbasis IT. Untuk itulah IGI menjawab tantangan tersebutlah,” jelasnya,
Minggu (25/3).
sumber : http://www.pontianakpost.co.id/tak-lagi-penyaji-tapi-membimbing-pencarian-informasi
FOTO-FOTO KEGIATAN :


























